Sebanyak 284 Mahasiswa UNY Siap Mengabdi di Daerah 3T

Categories : BERITA

Tahun ini setidaknya sebanyak 284 Mahasiswa UNY sudah melakukan registrasi online dan siap mengabdikan diri di pelosok negeri. Ini merupakan salah satu Program Pendidikan Profesi Guru Sarjana Mengajar di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (PPG SM-3T) yang dicanangkan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Angkatan yang akan diberangkatkan tahun ini merupakan angkatan ke-IV Universitas tersebut.

“Pada 2016 ini UNY mendapatkan kuota 295. Dari 295 mahasiswa tersebut, 285 mahasiswa telah melakukan registrasi online. Dan yang lapor diri sebanyak 284 mahasiswa. sedangkan satu orang tidak lapor diri sampai pada batas yang telah ditentukan,”Ungkap Ketua Penyelenggara PPG SM-3T, Drs Suyud MPd, melalui laman UNY.

Sebanyak 284 Mahasiswa UNY Siap Mengabdi di Daerah 3T

Doc. UNY

Suyud menuturkan dari total 284 mahasiswa yang akan mengikuti PPG SM-3T itu, 129 merupakan mahasiswa laki-laki dan sisanya, yakni 155 Mahasiswi. Daari total 284 mahasiswa tersebut terbagi menjadi beberapa program studi. Bimbingan Konseling 16 orang, Pendidikan Bahasa Indonesia 18 orang, Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 17 orang, Pendidikan Biologi 19 orang, dan Pendidikan Ekonomi 12 orang.

“Sedangkan Pendidikan Fisika sebanyak 18 orang, Pendidikan Geografi 18 orang, PAUD 14 orang, PGSD 23 orang, Pendidikan Matematika 16 orang, PPKN 20 orang, Sejarah 21 orang, pendidikan Sosiologi 24 orang, serta Pendidikan Teknik Mesin sebanyak 22 orang,” tambahnya.

Sebelum diberangkatkan ke tempat PPG SM-3T, para mahasiswa harus melewati beberapa tahapan. Wakil Rektor I UNY, Drs Wardan Suyanto, MA EdD menjelaskan, saat ini peserta PPG SM-3T angkatan IV memasuki tahap ketiga, setelah melalui fase pra pemberangkatan dan keberangkatan SM-3T.

“Setelah melalui berbagai fase perjuangan akhirnya berhasil lolos seleksi untuk sampai pada tahap ini, selama satu tahun ke depan mahasiswa mengikuti workshop dan PPL demi tujuan untuk dapat lulus UTN. Setelah angkatan III berhasil lulus 100 persen, semoga angkatan IV ini juga dapat mengikuti jejak angkatan sebelumnya,” tutur Wardan.

Selain dididik secara akademik, mereka juga diasah kemampuan sosialnya dengan pola kehidupan di asrama. Untuk menjadi seorang guru profesional, menurut Wardan haruslah memiliki state of art/kemampuan untuk mengikuti teknologi serta memiliki kemampuan bahasa, komunikasi, kerjasama, dan jiwa entrepreneurship.

“Pola berkehidupan di asrama juga memiliki nilai yang penting untuk kelulusan kelak. Jika nilai asrama buruk maka akan berpengaruh pada kelulusan mahasiswa. Yang tak kalah penting, guru profesional juga harus memiliki bekal penguasaan bidang studi, sebab banyak ditemui guru yang penguasaan subjek meternya masih lemah,” uangkapnya.

referensi artikel

Sebanyak 284 Mahasiswa UNY Siap Mengabdi di Daerah 3T | admin | 4.5