2016, Tunjangan Fungsional Diganti Intensif Guru Bukan PNS dengan Kuota 100.000 Orang

Categories : BERITA

2016, Tunjangan Fungsional Diganti Intensif Guru Bukan PNS dengan Kuota 100.000 Orang – Dalam PP Nomor 74 tahun 2005 disebutkan bahwa Subsidi Tunjangan Fungsional (STF) telah berakhir 10 tahun sejak diundangkan. Ini berarti Tunjangan Fungsional (STF) telah berakhir tahun 2015 silam. Namun, sebagai gantinya tahun ini Pemerintah akan memberikan Insentif guru bukan PNS baik mengajar di sekolah negeri maupun swasta.

Insentif guru bukan PNS ini diberikan bagi guru yang belum sertifikasi (bedakan sudah sertifikasi tetapi tidak mendapatkan jam tidak boleh terima insentif ini). Salah satu Syarat utama penerimaan Insentif guru bukan PNS adalah beban mengajar/jumlah jam mengajar (JJM) minimal 24 jam/minggu.

2016, Tunjangan Fungsional Diganti Intensif Bukan PNS dengan Kuota 100.000 OrangPemberian ini memang didasarkan pada beban mengajar dan kelebihannya,  Hal ini memungkingkan setiap orang bisa menerima jumlah yang berbeda. Oleh karena itu himbauan dari Bapak Tagor jangan sampai memberikan jam mengajar ke guru lain agar sama-sama menerima karena akan diberlakukan batas minimal jam yang harus dimiliki minimal 24 jam perminggu.

Bapak Tagor menambahkan jumlah kuota yang disediakan adalah 100.000 orang. Jika yang memenuhi syarat sedikit artinya kita kelebihan guru (mohon dipahami agar para guru membuktikan diri diberi kepercayaan oleh yayasan atau pemda mengajar 24 jam karena mampu dan dibutuhkan, jika tidak diberi beban artinya kondisi anda kebalikan dari pernyataan ini).

Oleh karena itu Bapak Tagor mengajak kita semua agar menunjukan kepada Pemerintah bahwa kita memang dibutuhkan oleh sekolah dengan diberikan beban mengajar sesuai dengan amanat Undang-Undang, yaitu minimal 24 jam per minggu.

sumber : Bapak Tagor Alamsyah Harahap

2016, Tunjangan Fungsional Diganti Intensif Guru Bukan PNS dengan Kuota 100.000 Orang | admin | 4.5